Kode Mata KuliahDI2207 / 2 SKS
Penyelenggara173 - Desain Interior / FSRD
KategoriKuliah
Bahasa IndonesiaEnglish
Nama Mata KuliahSejarah DesainHistory of Design
Bahan Kajian
  1. Definisi dan Pentingnya Studi Sejarah Desain Interior: Pengertian desain interior, Mengapa mempelajari sejarah desain interior, Pendekatan dalam Studi Sejarah Desain Interior
  2. Pendekatan kronologis Studi Sejarah Desain Interior, Pendekatan tematik, Pendekatan regional, Periode Kuno hingga Abad Pertengahan, Renaisans hingga Barok, Neoklasik hingga Arts and Crafts, Modernisme dan Pasca-Modernisme
  3. Desain Interior Kontemporer, Minimalisme, penggunaan teknologi, dan keberlanjutan, Tren terkini dalam desain interior, Pengaruh globalisasi terhadap desain interior
  4. Pentingnya memahami sejarah untuk inovasi desain masa depan
  1. "Definition and Importance of the Study of Interior Design History: The definition of interior design, the importance of studying interior design history, and approaches to the study of interior design history."
  2. The study of interior design history employs chronological, thematic, and regional approaches, covering periods from Antiquity to the Middle Ages, the Renaissance to Baroque, Neoclassicism to the Arts and Crafts movement, and Modernism to Postmodernism.
  3. Contemporary interior design encompasses minimalism, the use of technology, and sustainability, while examining current trends in interior design and the influence of globalization on interior design.
  4. The importance of understanding history for future design innovation.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
  1. Memahami pengetahuan, prinsip dan keterampilan desain interior
  2. Menjelaskan pengetahuan, prinsip dan keterampilan desain interior
  3. Mengimplementasikan pengetahuan, prinsip dan keterampilan desain interior dalam konteks (Mata Kuliah)
  4. Mampu mencari data literatur, regulasi, dan standar yang digunakan sesuai dengan kasus perancangan
  5. Mampu melakukan survey lapangan (observasi, wawancara, diskusi, dll) sesuai dengan kasus perancangan
  6. Mampu mengintegrasikan data yang telah diperoleh menjadi sebuah panduan perancangan
  7. Mampu mencari data literatur, regulasi, dan standar yang digunakan sesuai dengan kasus perancangan
  8. Mampu mengoordinasikan pengetahuan berbagai pengetahuan dan wawasan seni maupun desain untuk mendukung kinerja desain interior
  1. Understand the knowledge, principles, and skills of interior design.
  2. Explain the knowledge, principles, and skills of interior design.
  3. Apply interior design knowledge, principles, and skills within the course context.
  4. Be able to search for relevant literature, regulations, and standards appropriate to the design case.
  5. Be able to conduct field surveys (observations, interviews, discussions, etc.) in accordance with the design case.
  6. Be able to integrate the collected data into a comprehensive design guideline.
  7. Be able to identify and review relevant literature, regulations, and standards applicable to the design case.
  8. Be able to coordinate and synthesize diverse knowledge and insights in art and design to support interior design performance.
Metode PembelajaranCeramah/ Kuliah Dosen Tamu Diskusi Collaborative Learning Studi Kasus Ceramah/ Kuliah Dosen Tamu"Lectures / Guest Lectures Discussions Collaborative Learning Case Studies"
Modalitas PembelajaranHybrid "Luring (Offline): Kuliah tatap muka, praktikum, dan presentasi. Daring (Online): Diskusi online, pengumpulan tugas melalui platform e-learning, dan webinar.""Hybrid On-site (Offline): Face-to-face lectures, practical sessions, and presentations. Online: Online discussions, assignment submission through e-learning platforms, and webinars."
Jenis NilaiABCDE
Metode PenilaianPoint "Penilaian dilakukan menggunakan rubrik mencakup: 1. Kehadiran, 2. Tugas Kelompok, 3. UTS, 4. UAS""Points Assessment is conducted using a rubric that includes: Attendance Group Assignments Midterm Examination Final Examination"
Catatan Tambahan