| Kode Mata Kuliah | SR3208 / 2 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 170 - Seni Rupa / FSRD |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Sejarah Seni Rupa Indonesia I | History of Indonesian Art I |
|---|
| Bahan Kajian | - Pengantar Perkuliahan: Pentingnya Belajar Seni Rupa Pramodern Indonesia
- Kebudayaan
- Asal Usul Bangsa Indonesia
- Pendekatan Seni Rupa atas Budaya Etnik
- Pengenalan Estetika Paradoks (Pola 2-5)
- Masa Prasejarah Indonesia, Gambar Prasejarah, dan Manusia Liang Bua
- Contoh Artefak Budaya Masyarakat Suku dan Tradisi: Tenun, Batik, Rumah Adat, Peralatan Keseharian
- Pengantar Periode Hindu-Buddha
- Pengantar Candi
- Candi di Sumatra
- Candi di Jawa Barat
- Candi di Jawa Tengah
- Candi di Jawa Timur
- Candi/Pura di Bali
- Trowulan dan Terakota Majapahit
| - Introduction to Lectures: The Importance of Studying Premodern Indonesian Fine Arts
- Culture
- The Origins of the Indonesian Nation
- Visual Arts Approach to Ethnic Culture
- Introduction to Paradoxical Aesthetics (Patterns 2-5)
- Indonesian Prehistory, Prehistoric Drawings, and Liang Bua Man
- Examples of Cultural Artifacts of Ethnic Communities and Traditions: Weaving, Batik, Traditional Houses, Daily Equipment
- Introduction to the Hindu-Buddhist Period
- Introduction to the Temple
- Temple in Sumatra
- Temple in West Java
- Temple in Central Java
- Temple in East Java
- Temples in Bali
- Trowulan and Majapahit Terracotta
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mahasiswa memperoleh pengetahuan mengenai konsep religi asli Indonesia dan karya seni rupa Indonesia sejak masa prasejarah hingga periode seni rupa Indonesia Hindu-Buddha, sehingga mereka dapat memahami keterkaitan antara gagasan/ideologi yang dimiliki masyarakat dengan aktivitas sosial dan artefak pendukung yang dihasilkan
- Mahasiswa dapat menganalisis nilai estetis karya seni rupa masa prasejarah hingga periode seni rupa Indonesia Hindu-Buddha
| - Students gain knowledge about the concept of native Indonesian religion and Indonesian fine art works from prehistoric times to the Hindu-Buddhist period of Indonesian fine art, so that they can understand the relationship between the ideas/ideologies held by society and the social activities and supporting artifacts produced.
- Students can analyze the aesthetic value of works of art from prehistoric times to the Hindu-Buddhist period of Indonesian art.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Ceramah, diskusi, tugas presentasi kelompok dalam bentuk video | Lectures, discussions, group presentation assignments in video form |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Perkuliahan dilangsungkan secara luring di kampus dan materi perkuliahan dapat diakses melalui Edunex secara daring asinkronik. Tugas presentasi merupakan tugas mandiri yang dibuat di luar pertemuan luring dan dikumpulkan melalui Edunex. Namun tugas video tersebut akan diputar secara luring pada saat perkuliahan berlangsung (khususnya di 3-4 hari sebelum memasuki masa UAS) dan setelahnya akan dilangsungkan diskusi yang membahas video terkait. | Lectures are held offline on campus, and course materials can be accessed asynchronously through Edunex. Presentation assignments are independent assignments created outside of in-person meetings and submitted through Edunex. However, video assignments will be played offline during lectures (specifically 3-4 days before the final exam), followed by a discussion on the video. |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | Absensi (10%), UTS essay (30%), Tugas berupa video presentasi (20%), UAS essay (40%) | Attendance (10%), mid-term essay (30%), assignments in the form of video presentations (20%), final exam essay (40%) |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|