| Kode Mata Kuliah | SR2105 / 2 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 170 - Seni Rupa / FSRD |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Media Seni | Arts Media |
|---|
| Bahan Kajian | - Medium dalam Seni Rupa
- Tipologi Medium Seni
- Medium 2 Dimensi dan 3 Dimensi
- Medium berbasis waktu dan Media Baru
- Dematerialisasi dan Konseptualisme
| - Medium in Fine Arts
- Typology of Art Mediums
- 2-Dimensional and 3-Dimensional Medium
- Medium berbasis waktu dan Media Baru
- Dematerialization and Conceptualism
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Memahami perkembangan sejarah medium dalam seni rupa
- Memahami unsur seni dalam medium dua dimensi, tiga dimensi dan multi dimensi.
- Memahami praktik, sejarah dan teori seni tentang tipologi medium seni
- Memahami perkembangan media baru dan budaya media
- Membangun diskusi kritis mengenai persoalan praktik lintas medium
| - Understand the historical development of the medium in fine arts
- Memahami unsur seni dalam medium dua dimensi, tiga dimensi dan multi dimensi.
- Understanding the practice, history and theory of art regarding the typology of art mediums
- Understand the development of new media and media culture
- Building critical discussions on cross-medium practice issues
|
|---|
| Metode Pembelajaran | 1. Ceramah
2. Active learning (diskusi, memecahkan soal bersama, dll.)
3. Simulasi
4. Demonstrasi
5. Studi kasus
6. Studi lapangan
7. Pembelajaran kolaboratif: Kasus berasal dari dosen dan bersifat open ended, tetapi pembentukan kelompok yang didasarkan pada minat, prosedur kerja kelompok, penentuan waktu dan tempat diskusi/kerja kelompok, sampai dengan bagaimana hasil diskusi/kerja kelompok ingin dinilai oleh dosen, semuanya ditentukan melalui konsensus bersama antar anggota kelompok
8. Pembelajaran kooperatif: metode belajar berkelompok yang dirancang oleh dosen untuk memecahkan suatu masalah/kasus atau mengerjakan suatu tugas
9. Pembelajaran berbasis projek: metode belajar yang sistematis, yang melibatkan mahasiswa dalam belajar pengetahuan dan keterampilan melalui proses pencarian/penggalian (inquiry) yang panjang dan terstruktur terhadap pertanyaan yang otentik dan kompleks serta tugas dan produk yang dirancang dengan sangat hati-hati.
10. Pembelajaran berbasis masalah: belajar dengan memanfaatkan masalah dan mahasiswa harus melakukan pencarian/penggalian informasi (inquiry) untuk dapat memecahkan masalah tersebut.
11. Flipped classroom
12. Inquiry guided learning | 1. Lecture
2. Active learning (discussion, collaborative problem-solving, etc.)
3. Simulation
4. Demonstration
5. Case study
6. Field study
7. Collaborative learning: Cases are presented by the lecturer and are open-ended, but group formation is based on interests, group work procedures, the timing and location of discussions/group work, and how the lecturer will assess the results of the discussions/group work are all determined through mutual consensus among group members.
8. Cooperative learning: A group learning method designed by the lecturer to solve a problem/case or complete an assignment.
9. Project-based learning: A systematic learning method that engages students in acquiring knowledge and skills through a long, structured inquiry process addressing authentic and complex questions, along with carefully designed assignments and products.
10. Problem-based learning: Learning by utilizing problems, requiring students to conduct inquiry to solve the problem.
11. Flipped classroom
12. Inquiry-guided learning |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Tatap muka / Daring / Bauran
Sinkron / Asinkron
Individu / Kelompok
Mandiri / Terbimbing | Face-to-Face / Online / Blended
Synchronous / Asynchronous
Individual / Group
Independent / Supervised |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | Kuis, Tugas, UTS, UAS | Quizzes, Assignments, Mid-Term Exams, Final Exams |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|