Kode Mata KuliahSR5111 / 3 SKS
Penyelenggara270 - Seni Rupa / FSRD
KategoriKuliah
Bahasa IndonesiaEnglish
Nama Mata KuliahSeni Rupa Tradisi NusantaraArchipelago Traditional Fine Arts
Bahan Kajian
  1. Seni Rupa Tradisi Nusantara dan Wawasan Nusantara
  2. Seni dan Filsafat Hidup Manusia Nusantara (Asia Tenggara)
  3. Seni Rupa Tradisi Nusantara dan Seni Tradisi Barat
  4. Seni Rupa Tradisi dan Karakter Masyarakat Nusantara
  5. Seni Rupa Tradisi Nusantara, Ritual dan Spiritulitas
  6. Seni Rupa Tradisi Nusantara, Arsitektur dan Mandala
  7. Seni Rupa Tradisi Nusantara dan keseharian
  8. Seni Rupa Tradisi Nusantara dan Wastra dan Pakaian
  9. Seni Rupa Tradisi Nusantara dan dengan obat, budaya I kuliner
  10. Seni Rupa Tradisi Nusantara dan Teknologi
  11. Seni Rupa Tradisi Nusantara, Transformasi Budaya dan Globalisasi
  12. Seni Rupa Tradisi Nusantara , Post Tradisi dan Seni Kontemporer
  1. Nusantara Traditional Visual Arts and the Nusantara Worldview
  2. Art and the Philosophy of Life in the Nusantara (Southeast Asia)
  3. Nusantara Traditional Visual Arts and Western Traditional Art
  4. Traditional Visual Arts and the Character of Nusantara Societies
  5. Nusantara Traditional Visual Arts, Ritual, and Spirituality
  6. Nusantara Traditional Visual Arts, Architecture, and Mandala
  7. Nusantara Traditional Visual Arts, Textiles (Wastra), and Clothing
  8. Nusantara Traditional Visual Arts in Relation to Medicine, Culture, and Culinary Traditions
  9. Nusantara Traditional Visual Arts and Technology
  10. Nusantara Traditional Visual Arts and Technology
  11. Nusantara Traditional Visual Arts, Cultural Transformation, and Globalization
  12. Nusantara Traditional Visual Arts, Post-Tradition, and Contemporary Art
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
  1. Mahasiswa mampu menafsirkan peradaban pra-modern, modern dan post-modern dalam Kebudayaan
  2. Mahasiswa mampu memahami teori-teori Filsafat, Seni dalam ism dan kebudayaan
  3. Mahasiswa mampu mengkritik karya seni atau pemikiranfilsafat mengenai seni dalam kebudayaan
  4. Mahasiswa mampu memperjelas cara berkomunikasi yang efektif dalam presentasi secara lisan, tulisan dan sikap
  5. Mahasiswa mampu menyusun dan mempresentasikan laporan tugas akademik sesuai dengan kaidah
  6. Mahasiswa mampu menafsirkan teks berbahasa Inggris dengan baik
  7. Mahasiswa menunjukan etika akademik
  8. Mahasiswa mampu mempertajam amatan terhadap isu-isu iklusifitas
  9. Mahasiswa mampu mempertajam amatan terhadap isu-isu lingkungan ekologi dan lingkungan hidup
  10. Mahasiswa mampu menunjukan keinginann belajar terus menerus
  1. Students are able to interpret pre-modern, modern, and postmodern civilizations within cultural contexts.
  2. Students are able to understand philosophical and artistic theories across various “isms” and cultural formations.
  3. Students are able to critically evaluate artworks or philosophical discourses on art within cultural contexts.
  4. Students are able to communicate effectively through oral presentations, written work, and professional academic conduct.
  5. Students are able to prepare and present academic assignment reports in accordance with established scholarly standards.
  6. Students are able to interpret English-language texts competently.
  7. Students demonstrate academic ethics.
  8. Students are able to sharpen their analytical awareness of inclusivity-related issues.
  9. Students are able to sharpen their analytical awareness of ecological and environmental issues.
  10. Students demonstrate a commitment to lifelong learning.
Metode PembelajaranMetode yang dipergunakan pada mata kuliah ini adalah Ceramah collaborative learning antar Mahasiswa Pembelajaran aktif melakukan diskusi dalam menanggapi berbagai macam masalah yang terkait seni, Filsafat dan Kebudayaan . Memadukan antara metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, Tatap Muka : pembelajaran langsung saat diskusi dan bimbingan Asinkron: Pemanfaatan LMS Edunex (daring, asinkronik) yang memfasilitasi penyampaian dan pengelolaan konten. LMS digunakan untuk mengelola materi, penilaian dan tugas, dan melacak kemajuan mahasiswa. Individu / Kelompok: Tugas dan Ujian (UTS dan UAS) diberikan baik sebagai tugas perorangan (individu) maupun Kelompok. MandiriStudents are able to interpret pre-modern, modern, and postmodern philosophy and culture within contemporary cultural contexts. • Students are able to understand philosophical and cultural theories across various “isms” and cultural formations. • Students are able to critically evaluate artworks or philosophical and cultural discourses on art within cultural contexts. • Students are able to communicate effectively through oral presentations, written work, and professional academic conduct. • Students are able to prepare and present academic assignment reports in accordance with established scholarly standards. • Students demonstrate academic ethics. • Students are able to sharpen their analytical awareness of issues related to inclusivity. • Students are able to sharpen their analytical awareness of ecological and environmental issues. • Students demonstrate a commitment to lifelong learning and effective teamwork.
Modalitas PembelajaranTatap Muka : pembelajaran langsung saat diskusi dan bimbingan Asinkron: Pemanfaatan LMS Edunex (daring, asinkronik) yang memfasilitasi penyampaian dan pengelolaan konten. LMS digunakan untuk mengelola materi, penilaian dan tugas, dan melacak kemajuan mahasiswa. Individu / Kelompok: Tugas dan Ujian (UTS dan UAS) diberikan baik sebagai tugas perorangan (individu) maupun Kelompok. Mandiri• Face-to-face learning: Direct instruction conducted through discussions and academic supervision. • Asynchronous learning: Utilization of the Edunex Learning Management System (online, asynchronous) to facilitate the delivery and management of course content. The LMS is used to organize learning materials, assessments, and assignments, as well as to track student progress. • Individual / Group work: Assignments and examinations (Midterm and Final Exams) are administered both as individual and group-based tasks. • Independent learning.
Jenis NilaiABCDE
Metode Penilaian1. Nilai Akhir = 20 % Kuis + 10% Kehadiran + 10% Kerjasama+ 30% UTS (berupa analisis teks) + 30% UAS (refleksi praktik seni masing-masing dikaitkan dengan SRK) 2. UTS berupa ujian tertulis bersifat perorangan dan take home test berupa analisis teks. Mahasiswa diberikan sebuah bahan bacaan terkait SRK di Asia dan kemudian diminta menuliskan tanggapan. 3. UAS berupa essay perorangan dan take home test. Ujian Akhir Semester berupa analisi reflektif mengenai praktik dan riset masing-masing dikaitkan dengan isu SRK, pergeseran paradigma dan globalisasi. Tugas berupa tanggapan atau amatan terhadap materi kuliah lapangan.Final Grade Composition: • Quizzes: 20% • Attendance: 10% • Collaboration and teamwork: 10% • Midterm Examination (text analysis): 30% • Final Examination (reflective essay on artistic practice): 30% The Midterm Examination is conducted as an individual written, take-home assessment in the form of a text analysis. Students are provided with selected readings related to philosophy and culture. The Final Examination is administered as an individual, take-home essay. The final assessment consists of a reflective analysis of each student’s artistic practice and research, critically linked to philosophy and culture, issues of social, religious, and cultural contexts (SRK), paradigm shifts, and globalization. In addition, the written format is structured to align with the conventions of an academic journal article or conference proceedings submission.
Catatan Tambahan