Kode Mata KuliahSR2218 / 3 SKS
Penyelenggara170 - Seni Rupa / FSRD
KategoriKuliah
Bahasa IndonesiaEnglish
Nama Mata KuliahSeni Lukis EkspresifExpressive Painting Arts
Bahan Kajian
  1. Memaparkan tentang ekspresionis dalam seni rupa secara umum Menjelaskan ekspresi dalam proses berkarya seni
  2. Seni sebagai Ekspresi
  3. Menjelaskan pengertian dan makna ekspresi dalam berkarya seni
  4. Menjelaskan pendekatan seni sebagai representasi melalui ekspresi
  5. Menjelaskan pendekatan seni sebagai ekspresi emosi (curahan perasaan)
  6. Ekspresi seni dengan pendekatan bentuk
  7. Ekspresi seni dengan pendekatan psikologi dan sosial
  8. Ekspresi seni dengan pendekatan politik dan gender
  9. Ekspresi seni dengan pendekatan lingkungan
  10. Konsep medium, signifikansi medium dan kondisi pos-medium dalam berekspresi seni
  1. Explaining expressionism in fine art in general. Explaining expression in the process of creating art.
  2. Art as Expression
  3. Explaining the meaning and understanding of expression in artistic works
  4. Explaining the approach to art as representation through expression
  5. Explaining the approach to art as an expression of emotion (outpouring of feelings)
  6. Artistic expression with a form approach
  7. Artistic expression with a psychological and social approach
  8. Artistic expression with a political and gender approach
  9. Artistic expression with an environmental approach
  10. The concept of medium, the significance of medium and post-medium conditions in artistic expression
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
  1. Mampu memahami dan menafsirkan teori-teori seni sebagai ekspresi dalam proses berkarya seni.
  2. Mampu berkarya ekspresi dengan pendekatan seni sebagai representasi dan ekspresi emosi (curahan perasaan).
  3. Mampu berkarya seni ekspresi dengan pendekatan bentuk, psikologi dan sosial, politik dan gender, serta isu-isu lingkungan ekologi dan lingkungan hidup sebagai ide ekspresinya.
  4. Mampu menumbuhkan semangat berkarya seni secara terus menerus melalui ekspresi seninya.
  1. Able to understand and interpret art theories as an expression in the process of creating art.
  2. Able to create expressive works with an artistic approach as a representation and expression of emotions (outpouring of feelings).
  3. Able to create expressive art with an approach to form, psychology and social, politics and gender, as well as ecological and environmental issues as ideas for expression.
  4. Able to continuously cultivate the spirit of artistic creation through artistic expression.
Metode PembelajaranCeramah (eksposisi). 2. Active learning (diskusi, memecahkan soal bersama, memberikan umpan balik). 3. Case Study/Simulasi Perkuliahan dilaksanakan melalui metode praktika. Pengetahuan dan wawasan tentang ekspresionis, juga diberikan melalui penyampaian teori (video dan ppt). Setiap mahasiswa dalam perkuliahan diwajibkan membuat karya seni ekspresionis sebanyak 6 karya (kanvas ukuran minimal 70cm X 90cm) yang diawali dengan membuat sketsa-sketsa di atas kertas untuk melatih keluwesan tangan dan pencarian ide visual serta karakter yang terkait dengan persoalan keknik. Karya kanvas dengan pilihan cat miyak/akrylik sebagai output akhir dari perkuliahan ini.1. Lecture (exposition). 2. Active learning (discussion, collaborative problem-solving, and feedback). 3. Case Study/Simulation The lecture is conducted through a practical method. Knowledge and insight into expressionism are also provided through theoretical presentations (videos and PowerPoint presentations). Each student is required to create six pieces of expressionist art (canvases measuring at least 70cm x 90cm). Students begin with sketches on paper to develop hand dexterity and develop visual ideas and characters related to technical issues. Canvas artworks, using oil/acrylic paint, will be the final output of this course.
Modalitas PembelajaranTatap muka: pembelajaran berlangsung terutama secara luring tatap muka (Face-to-Face) secara terjadwal di lokasi kampus. Asinkron: Pemanfaatan LMS Edunex (daring, asinkronik) yang memfasilitasi penyampaian dan pengelolaan konten. LMS digunakan untuk mengelola materi, penilaian dan tugas, dan melacak kemajuan mahasiswa.Face-to-Face: Learning takes place primarily offline, face-to-face, on a scheduled basis on campus. Asynchronous: Utilization of the Edunex LMS (online, asynchronous) facilitates content delivery and management. The LMS is used to manage materials, assessments, and assignments, and track student progress.
Jenis NilaiABCDE
Metode PenilaianMetode penilaian yang digunakan adalah pengerjaan tugas dan ujian dalam bentuk karya seni Ekspresionis dan uji praktik langsung (on the spots) (UTS) maupun presentasi perorangan disertai tulisan konsep karya (UAS). Metode ini efektif untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah, keterampilan dalam membuat karya seni, kemampuan mengekspresikan ide secara lisan dan tulisan. Komponen Penilaian: (1) Kehadiran 10%; (2) Tugas Karya (35%); (3) UTS (Makalah Perorangan) 20%, dan (4) UAS (Presentasi Kelompok) 35%. Bobot komponen: A = > 85 AB = 75-84 B = 70-74 BC = 65-69 C = 60-64 D = 50-59 E = < 49The assessment method used is assignments and exams in the form of Expressionist artworks, on-the-spot practical tests (UTS), and individual presentations accompanied by written concept papers (UAS). This method is effective for measuring students' understanding of the course material, their skills in creating artwork, and their ability to express ideas orally and in writing. Assessment Components: (1) Attendance 10%; (2) Assignment (35%); (3) UTS (Individual Paper) 20%; and (4) UAS (Group Presentation) 35%. Component weighting: A = > 85 AB = 75-84 B = 70-74 BC = 65-69 C = 60-64 D = 50-59 E = < 49
Catatan Tambahan