| Kode Mata Kuliah | MM6123 / 3 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 291 - Administrasi Bisnis / SBM |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola | Environmental, Social, and Governance |
|---|
| Bahan Kajian | - Dasar-Dasar ESG: Definisi, Evolusi dari CSR menuju ESG, Business Case untuk Keberlanjutan
- Business Case untuk ESG: Kapitalisme Pemangku Kepentingan (Stakeholder) vs Pemegang Saham (Shareholder), Materialitas, Penciptaan Nilai
- Tinjauan Kerangka Kerja ESG: GRI Universal Standards dan SASB Standards — Cakupan, Penerapan, dan Perbandingan
- Kerangka Pengungkapan Iklim (Climate Disclosure): TCFD dan ISSB (IFRS S1 & S2) — Konvergensi Menuju Standar Global
- Dimensi Lingkungan I: Perubahan Iklim, Akuntansi Karbon (Scope 1, 2, 3), Strategi Net Zero
- Dimensi Lingkungan II: Keanekaragaman Hayati, Pengelolaan Air, Ekonomi Sirkular, TNFD
- Dimensi Sosial: Hak Asasi Manusia, Praktik Ketenagakerjaan, Diversitas & Inklusi, Uji Tuntas Rantai Pasok
- Dimensi Tata Kelola I: Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan, Efektivitas Dewan, Kompensasi Eksekutif
- Dimensi Tata Kelola II: Etika Bisnis, Anti-Korupsi, Transparansi Pajak, Lobi
- Integrasi ESG ke dalam Strategi Perusahaan: Penilaian Materialitas, Materialitas Ganda (Double Materiality), KPI ESG
- Pelaporan dan Asurans Keberlanjutan: Desain Laporan, Pelaporan Terintegrasi, Risiko Greenwashing
- Investasi ESG & Pembiayaan Hijau: Peringkat ESG, Obligasi Hijau (Green Bonds), Pinjaman Terkait Keberlanjutan (Sustainability-Linked Loans), Investasi Berdampak (Impact Investing)
- ESG di Pasar Berkembang & Indonesia: POJK OJK No. 51/2017, IDX ESG Leaders, Studi Kasus Lokal
- Integrasi: Perancangan Strategi ESG untuk Perusahaan Indonesia (Sintesis Proyek)
| - Foundations of ESG: Definitions, Evolution from CSR to ESG, Business Case for Sustainability
- The Business Case for ESG: Stakeholder vs Shareholder Capitalism, Materiality, Value Creation
- ESG Frameworks Overview: GRI Universal Standards and SASB Standards — Scope, Application, Comparison
- Climate Disclosure Frameworks: TCFD and ISSB (IFRS S1 & S2) — Convergence Toward a Global Baseline
- Environmental Dimension I: Climate Change, Carbon Accounting (Scope 1, 2, 3), Net Zero Strategies
- Environmental Dimension II: Biodiversity, Water Stewardship, Circular Economy, TNFD
- Social Dimension: Human Rights, Labor Practices, Diversity & Inclusion, Supply Chain Due Diligence
- Governance Dimension I: Corporate Governance Principles, Board Effectiveness, Executive Compensation
- Governance Dimension II: Business Ethics, Anti-Corruption, Tax Transparency, Lobbying
- ESG Integration into Corporate Strategy: Materiality Assessment, Double Materiality, ESG KPIs
- Sustainability Reporting & Assurance: Report Design, Integrated Reporting, Greenwashing Risks
- ESG Investing & Green Finance: ESG Ratings, Green Bonds, Sustainability-Linked Loans, Impact Investing
- ESG in Emerging Markets & Indonesia: OJK POJK 51/2017, IDX ESG Leaders, Local Case Studies
- Integration: ESG Strategy Design for Indonesian Companies (Project Synthesis)
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu-isu etika dan keberlanjutan (Environmental, Social, Governance) yang dihadapi perusahaan lintas industri, termasuk dalam konteks emerging markets.
- Mahasiswa mampu menerapkan kerangka kerja dan standar ESG global (GRI, SASB, TCFD, ISSB) untuk mengidentifikasi isu material dan menilai dampaknya bagi pemangku kepentingan.
- Mahasiswa mampu melakukan riset dan analisis terhadap dampak isu ESG (lingkungan, sosial, tata kelola) bagi berbagai pemangku kepentingan — investor, regulator, karyawan, komunitas, dan lingkungan
- Mahasiswa mampu menganalisis secara sistematis pros dan cons keputusan strategis terkait ESG, termasuk trade-off antara kinerja finansial jangka pendek dan penciptaan nilai jangka panjang.
- Mahasiswa mampu merancang dan mengkomunikasikan strategi ESG yang etis dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan mempertimbangkan pros/cons keputusan serta dampaknya bagi pemangku kepentingan.
| - Students are able to identify ethical and sustainability issues (Environmental, Social, Governance) faced by companies across industries, including in the context of emerging markets.
- Students are able to apply global ESG frameworks and standards (GRI, SASB, TCFD, ISSB) to identify material issues and assess their impact on stakeholders.
- Students are able to conduct research and analysis on the impact of ESG issues (environmental, social, governance) on various stakeholders — investors, regulators, employees, communities, and the environment.
- Students are able to systematically analyze the pros and cons of strategic decisions related to ESG, including the trade-offs between short-term financial performance and long-term value creation.
- Students are able to design and communicate ethical and accountable ESG strategies, taking into account the pros/cons of decisions and their impact on stakeholders.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Perkuliahan, diskusi kasus (case-based learning), tugas kelompok berbasis proyek (project-based learning), guest lecture praktisi industr | Lectures, case-based learning, project-based learning, class discussions, industry guest lectures |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Luring (tatap muka), sinkron, asinkron (LMS), mandiri | Offline (face-to-face), synchronous, asynchronous (LMS), individual |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | Partisipasi kelas, analisis kasus individu, proyek kelompok (ESG strategy report), presentasi, UTS, UAS | Class participation, individual case analysis, group project (ESG strategy report), presentation, mid-term and final exams |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|