| Kode Mata Kuliah | SR5219 / 3 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 270 - Seni Rupa / FSRD |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Tata Kelola Seni Rupa | Art Management |
|---|
| Bahan Kajian | - Tipologi Ruang Seni
- Tipologi Organisasi Seni (komersil, nirlaba, pemerinah, swasta)
- Manajemen Strategis
- Tinjauan Museologi
- Patronase Seni
| - Typologies of Art Spaces and Cultural Institutions
- Typologies of Arts Organizations: Commercial, Non-Profit, Governmental, and Private Sectors
- Strategic Management in Arts and Cultural Organizations
- Museological Perspectives
- Patronage and Support Systems in the Arts
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mampu menjelaskan dan menafsirkan estetika modern dan postmodern.
- Mampu mengkritik karya seni atau pemikiran mengenai seni.
- Mampu berkomunikasi secara efektif dalam presentasi secara lisan, tulisan, dan sikap.
- Mampu menyusun dan mempresentasikan laporan tugas akademik sesuai dengan kaidah.
- Mampu menunjukkan etika akademik.
- Mampu menyusun laporan akademik sesuai kaidah.
- Mampu memecahkan masalah dalam tim dan bekerja sama secara efektif.
| - Explain and interpret modern and postmodern aesthetics.
- Critically analyze artworks and theoretical perspectives on art.
- Communicate effectively through oral presentations, academic writing, and professional conduct.
- Prepare and present academic assignments in accordance with scholarly conventions.
- Demonstrate academic integrity and ethical responsibility.
- Demonstrate the ability to produce academic reports that meet accepted academic standards and conventions.
- Demonstrate the ability to solve problems collaboratively and work effectively in a team environment.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Perkuliahan dilaksanakan melalui kombinasi ceramah, diskusi seminar, pembelajaran berbasis proyek, tutorial (asistensi), dan presentasi. Mahasiswa mengembangkan proyek kuratorial secara bertahap sepanjang semester dengan dukungan bimbingan berkala, kritik sejawat (peer critique), dan evaluasi perkembangan proyek.
Kegiatan pembelajaran menekankan integrasi antara teori dan praktik kuratorial melalui penyusunan proposal kuratorial, perencanaan pameran, analisis studi kasus, serta proses umpan balik yang berkelanjutan. Presentasi proposal dan laporan perkembangan proyek menjadi bagian penting dari lingkungan pembelajaran berbasis studio, yang mendorong kemampuan refleksi kritis, pembelajaran kolaboratif, serta pengembangan kompetensi profesional di bidang kuratorial. | The course is delivered through a combination of lectures, seminar discussions, project-based learning, tutorials, and presentations. Students develop a curatorial project throughout the semester, supported by regular supervision sessions, peer critiques, and project reviews. Learning activities emphasize the integration of curatorial theory and practice through proposal development, exhibition planning, case study analysis, and iterative feedback processes. Proposal presentations and progress reviews constitute an essential component of the studio-based learning environment, encouraging critical reflection, collaborative learning, and professional curatorial competencies. |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | 1. Tatap Muka (Sinkron): Perkuliahan, diskusi seminar, presentasi proposal, presentasi perkembangan proyek, kritik kelas (critique session), dan bimbingan kuratorial dilaksanakan secara langsung di kelas atau studio.
2. Daring Sinkron: Konsultasi, diskusi kelompok, presentasi, atau supervisi proyek kuratorial dapat dilaksanakan secara daring sesuai kebutuhan.
3. Asinkron: Pemanfaatan LMS Edunex untuk penyampaian materi, pengelolaan tugas, penilaian, dokumentasi proyek, serta komunikasi antara dosen dan mahasiswa.
4. Pembelajaran Mandiri: Mahasiswa melakukan studi pustaka, riset lapangan, observasi pameran, pengembangan proposal, dan penyusunan proyek kuratorial secara mandiri.
5. Pembelajaran Berbasis Proyek: Mahasiswa mengembangkan proyek kuratorial secara bertahap sepanjang semester melalui proses riset, perencanaan, presentasi, evaluasi, dan refleksi. | 1. Face-to-Face (Synchronous): Lectures, seminar discussions, proposal presentations, project progress reviews, critique sessions, and curatorial supervision are conducted in person in the classroom or studio environment.
2. Synchronous Online Learning: Consultations, group discussions, presentations, and project supervision may be conducted online when appropriate.
3. Asynchronous Learning: The Edunex Learning Management System (LMS) is utilized for the delivery of course materials, assignment management, assessment, project documentation, and communication between instructors and students.
4. Independent Learning: Students undertake literature reviews, field research, exhibition visits, proposal development, and curatorial project preparation independently.
5. Project-Based Learning: Students develop a curatorial project throughout the semester through processes of research, planning, presentation, evaluation, and reflection. |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | Mekanisme Penilaian
Penilaian dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi terhadap proses pengembangan proyek kuratorial, partisipasi dalam diskusi dan kritik kelas, serta kualitas luaran akhir yang dihasilkan mahasiswa. Penilaian mencakup kemampuan konseptual, keterampilan riset, pengembangan proposal, kemampuan presentasi, serta kemampuan mengintegrasikan teori dan praktik kuratorial.
Komponen Penilaian:
1. Kehadiran dan Partisipasi Kelas: 10%
2. Tugas dan Respon Bacaan: 15%
3. Proposal Proyek 4. Kuratorial (UTS): 25%
4. Presentasi dan Laporan Perkembangan Proyek: 20%
5. Proyek Kuratorial Akhir dan Presentasi (UAS): 30%
Kriteria Penilaian:
- Kedalaman riset dan analisis
- Kejelasan kerangka konseptual dan kuratorial
- Kemampuan menghubungkan teori dengan praktik
- Kualitas presentasi dan argumentasi
- Kemampuan refleksi kritis | Assessment Methods
Assessment is conducted continuously through the evaluation of students' curatorial project development, participation in discussions and critique sessions, and the quality of final outputs. The assessment emphasizes conceptual understanding, research skills, proposal development, presentation abilities, and the integration of curatorial theory and practice.
Assessment Components:
1. Attendance and Class Participation: 10%
2. Assignments and Reading Responses: 15%
3. Curatorial Project Proposal (Midterm): 25%
Project Progress 4. Presentation and Report: 20%
5. Final Curatorial Project and Presentation (Final Examination): 30%
Assessment Criteria:
- Depth of research and analysis
- Clarity of curatorial and conceptual framework
- Ability to connect theory and practice
- Quality of presentation and argumentation
- Critical reflection and self-evaluation |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|