| Kode Mata Kuliah | IS5153 / 3 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 257 - Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi / FTSL |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Intervensi Sanitasi dan Risiko Kesehatan Masyarakat | Sanitation Interventions and Public Health Risks |
|---|
| Bahan Kajian | - Pengantar Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
- Penyakit yang Terkait dengan Air dan Sanitasi
- Intervensi Sanitasi Berbasis Bukti
- Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
- Isu Gender dan Kesetaraan dalam Sanitasi
- Evaluasi dan Pengelolaan Risiko Kesehatan Berbasis Sanitasi
- Kemitraan dan Advokasi Sanitasi
- Quantitative Microbial Risk Assessment (Penilaian Risiko Mikroba Kuantitatif) atau Quantum Magnetic Resonance Analyzer (Penganalisis Resonansi Magnetik Kuantum)
| - Introduction to Sanitation and Public Health
- Water and Sanitation Related Diseases
- Evidence-Based Sanitation Interventions
- Clean and Healthy Living Behavior (PHBS)
- Gender Issues and Equality in Sanitation
- Sanitation-Based Health Risk Evaluation and Management
- Sanitation Partnership and Advocacy
- Quantitative Microbial Risk Assessment or Quantum Magnetic Resonance Analyzer
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar sistem intervensi sanitasi dan resiko kesehatan masyarakat
- Mahasiswa dapat menyusun rencana intervensi sanitasi dan resiko kesehatan masyarakat
- Mahasiswa dapat mengkomunikasikan gagasan, konsep, dan solusi terkait intervensi sanitasi dan resiko kesehatan masyarakat secara efektif, baik lisan maupun tulisan.
- Mahasiswa memiliki pengetahuan praktis untuk evaluasi sistem intervensi sanitasi dan resiko kesehatan masyarakat
| - Students can understand the basic principles of sanitation intervention systems and public health risks.
- Students can develop sanitation intervention plans and public health risks.
- Students can communicate ideas, concepts, and solutions related to sanitation interventions and public health risks effectively, both orally and in writing.
- Students have practical knowledge to evaluate sanitation intervention systems and public health risks.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Diskusi kelompok, tugas, studi kasus | Group discussions, assignments, case studies |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Luring, sinkron, dan mandiri/kelompok | Offline, synchronous, and independent/group |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | UTS 35%, UAS 40%, Tugas 25% | Mid-term exam 35%, final exam 40%, assignments 25% |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|