| Kode Mata Kuliah | IS5255 / 3 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 257 - Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi / FTSL |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Pengelolaan Sanitasi Kawasan Bencana | Emergency Sanitation Management |
|---|
| Bahan Kajian | - Pengantar WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) dalam
kebencanaan dan kemanusiaan
- Aktor-aktor kunci (Parameter kunci) dan kerangka hukum internasional yang berlaku dalam kebencanaan dan kemanusiaan
- Hubungan antara kebencanaan dan kemanusiaan
- Water, Sanitation, and Hygiene Cluster
- Monitoring dan evaluasi dalam sistem sanitasi
kebencanaan dan kemanusiaan
- Penilaian kebutuhan dalam sistem sanitasi kebencanaan
| - Introduction to WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) in disaster and humanitarian response
- Key actors (Key parameters) and the applicable international legal framework in disaster and humanitarian affairs
- The relationship between disaster and humanity
- Water, Sanitation, and Hygiene Cluster
- Monitoring and evaluation in sanitation systems
disaster and humanitarian
- Needs assessment in disaster sanitation systems
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, dan
mampu menjelaskan elemen kunci dari istilah
kemanusiaan serta dapat memahami prinsip
kemanusiaan dan menjelaskan kemungkinan dilema
yang ada
- Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami
kerangka hukum internasional secara umum, ruang
lingkup dan tujuan hukum hak asasi manusia
internasional, hukum pengungsi internasional dan
hukum humaniter internasional yang berlaku dalam
kemanusiaan dan kebencanaan
- Mahasiswa dapat memahami aktor-aktor kunci
dalam bantuan kemanusiaan pasca bencana
- Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan
siklus manajemen kebencanaan serta keterkaitannya
dengan kompleksitas situasi kemanusiaan
- Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan
akan pentingnya hubungan antara tanggap darurat
dan rencana pengembangan pasca bencana
- Mahasiswa mampu memahami dan mengambil
pelajaran dari sebuah respon kemanusiaan dalam
kebencanaan serta dapat membuat daftar berbagai
standar yang digunakan pada respon kemanusiaan
- Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan
mengenai tujuan dari pendekatan klaster pada
kebencanaan dan pro kontra serta fungsinya
- Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami
mengenai peran serta tanggung jawab aktor utama
dalam klaster kebencanaan
- Mahasiswa mampu menjelaskan mengenai
pendekatan klaster beserta fungsi koordinasi
utamanya
- Mahasiswa mampu menjelaskan kapan dan
bagaimana sebuah klaster diaktifkan dan
dinonaktifkan
- Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami
pentingnya proses pemantauan dan evaluasi dalam
pekerjaan kemanusiaan dan kebencanaan serta
mampu memberikan contoh dalam menggunakan
standar untuk memantau dampak suatu program
- Mahasiswa mampu memahami pentingnya
melakukan penilaian kebutuhan dan dapat
menjelaskan apa itu dan bagaimana melakukan
penilaian kebutuhan
| - Students will be able to identify, understand, and explain the key elements of the term "humanitarianism," as well as understand the principles of "humanitarianism" and explain potential dilemmas.
- Students will be able to understand and understand the general international legal framework, the scope and objectives of international human rights law, international refugee law, and international humanitarian law as they apply to humanitarian and disaster situations.
- Students can understand the key actors in post-disaster humanitarian assistance.
- Students are able to understand and explain the disaster management cycle and its relationship to the complexity of humanitarian situations.
- Students are able to understand and explain the importance of the relationship between emergency response and post-disaster development plans.
- Students are able to understand and learn from humanitarian responses to disasters and can list various standards used in humanitarian responses.
- Students are able to understand and explain the objectives of the cluster approach to disasters, its pros and cons, and its functions.
- Students are able to know and understand the roles and responsibilities of the main actors in disaster clusters.
- Students are able to explain the cluster approach and its main coordination functions.
- Students are able to explain when and how a cluster is activated and deactivated.
- Students will be able to recognize and understand the importance of monitoring and evaluation processes in humanitarian and disaster response work and provide examples of using standards to monitor the impact of a program.
- Students are able to understand the importance of conducting a needs assessment and can explain what it is and how to conduct one.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Diskusi kelompok, tugas, praktikum, studi kasus, kuliah lapangan, kuliah tamu | Group discussions, assignments, practicals, case studies, field lectures, guest lectures |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Luring, sinkron, dan mandiri/kelompok | Offline, synchronous, and independent/group |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | UTS 35%, UAS 40%, Tugas 25% | Mid-term exam 35%, final exam 40%, assignments 25% |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|