Kode Mata KuliahMM6033 / 3 SKS
Penyelenggara291 - Administrasi Bisnis / SBM
KategoriKuliah
Bahasa IndonesiaEnglish
Nama Mata KuliahKeuangan Islam & Tata Kelola SyariahIslamic Finance & Sharia Governance
Bahan Kajian
  1. Ekonomi Islam: Maqashid al-Syariah & Prinsip-Prinsip Dasar
  2. Larangan Riba, Gharar & Maysir: Kerangka Analitis
  3. Perbankan Islam: Produk, Operasional & Model Bisnis
  4. Instrumen Pembiayaan Perdagangan: Murabahah, Salam, Istisna
  5. Instrumen Kemitraan: Musyarakah, Mudharabah & Wakalah
  6. Ijarah & Pembiayaan Berbasis Aset: Leasing dalam Keuangan Islam
  7. Sukuk: Struktur, Pasar & Kerangka Regulasi
  8. Takaful: Arsitektur & Operasional Asuransi Islam
  9. Arsitektur Tata Kelola Syariah: DPS, AAOIFI, IFSB & DSN-MUI
  10. Tata Kelola Perusahaan Islam & Kepatuhan Etika
  11. Integrasi ESG dalam Keuangan Islam & Sukuk Hijau
  12. Wakaf, Zakat & Keuangan Sosial Islam
  13. FinTech Islam & Strategi Keuangan Islam Digital
  14. Simulasi Konsultasi Syariah & Presentasi Kasus Tata Kelola
  1. Islamic Economics: Maqashid al-Shariah & Foundational Principles
  2. Prohibition of Riba, Gharar & Maysir: Analytical Framework
  3. Islamic Banking: Products, Operations & Business Models
  4. Trade Finance Instruments: Murabaha, Salam, Istisna
  5. Partnership Instruments: Musharaka, Mudharaba & Wakala
  6. Ijara & Asset-Based Financing: Leasing in Islamic Finance
  7. Sukuk: Structures, Markets & Regulatory Frameworks
  8. Takaful: Islamic Insurance Architecture & Operations
  9. Sharia Governance Architecture: SSB, AAOIFI, IFSB & DSN-MUI
  10. Islamic Corporate Governance & Ethical Compliance
  11. ESG Integration in Islamic Finance & Green Sukuk
  12. Waqf, Zakat & Islamic Social Finance
  13. Islamic FinTech & Digital Islamic Finance Strategy
  14. Sharia Advisory Simulation & Governance Case Presentations
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
  1. Mengevaluasi landasan filosofis dan yurisprudensial ekonomi Islam—termasuk maqashid al-syariah, kerangka larangan riba, gharar, dan maysir—serta mengkaji implikasinya terhadap desain produk institusional, strategi penetapan harga, dan tata kelola risiko.
  2. Menganalisis dan membandingkan instrumen keuangan Islam utama—murabahah, musyarakah, mudharabah, ijarah, sukuk, takaful—dengan menilai kepatuhan struktural terhadap standar AAOIFI dan panduan kehati-hatian IFSB untuk kesesuaian operasional.
  3. Merancang arsitektur Dewan Pengawas Syariah bagi lembaga keuangan Islam, mencakup mandat tata kelola, standar tata kelola AAOIFI, persyaratan regulasi OJK/DSN-MUI, dan mekanisme mitigasi konflik kepentingan.
  4. Merumuskan strategi integrasi ESG-Syariah untuk portofolio investasi institusional, termasuk kerangka penerbitan sukuk hijau, metodologi penyaringan ESG berbasis syariah, dan mekanisme keuangan sosial Islam yang selaras dengan SDG.
  5. Menyintesis peluang positioning strategis dalam ekosistem FinTech Islam—termasuk perbankan Islam digital, aset digital berbasis syariah, dan keuangan Islam berbasis platform—serta mengevaluasi kesiapan institusional dalam transformasi digital.
  6. Mengembangkan dan mempresentasikan simulasi konsultasi tata kelola syariah yang mendemonstrasikan penerapan praktis standar tata kelola AAOIFI, interpretasi fatwa DSN-MUI, prinsip tata kelola perusahaan Islam, dan komunikasi konsultasi kepada pemangku kepentingan.
  1. Evaluate the philosophical and jurisprudential foundations of Islamic economics—including maqashid al-shariah, the prohibition frameworks for riba, gharar, and maysir—and assess their implications for institutional product design, pricing strategy, and risk governance.
  2. Analyze and compare core Islamic financial instruments—murabaha, musharaka, mudharaba, ijara, sukuk, takaful—assessing structural compliance with AAOIFI standards and IFSB prudential guidelines for operational suitabilit
  3. Design a Sharia Supervisory Board architecture for an Islamic financial institution, incorporating governance mandates, AAOIFI governance standards, OJK/DSN-MUI regulatory requirements, and conflict-of-interest mitigation mechanisms.
  4. Formulate ESG-Sharia integration strategies for institutional investment portfolios, including green sukuk issuance frameworks, Sharia-compliant ESG screening methodologies, and SDG-aligned Islamic social finance mechanisms.
  5. Synthesize strategic positioning opportunities in Islamic FinTech ecosystems—including digital Islamic banking, Sharia-compliant digital assets, and platform-based Islamic finance—and evaluate institutional readiness for digital transformation.
  6. Develop and present a Sharia governance advisory simulation demonstrating practical application of AAOIFI governance standards, DSN-MUI fatwa interpretation, Islamic corporate governance principles, and stakeholder advisory communication.
Metode PembelajaranPerkuliahan, simulasi, diskusi kelas, studi kasusLectures, simulations, class discussions, case study
Modalitas PembelajaranLuring, sinkron, mandiriOffline, synchronous, individual
Jenis NilaiABCDE
Metode PenilaianUjian akhir semester, proyek individual, tugas (individu dan kelompok)Final test, individual project, assignment (individual and group)
Catatan Tambahan