Kode Mata KuliahBM3205 / 2 SKS
Penyelenggara104 - Microbiology / SITH
KategoriLecture
Bahasa IndonesiaEnglish
Nama Mata KuliahKeamanan Hayati untuk LaboratoriumLaboratory Biosafety
Bahan Kajian
  1. Kesehatan dan keselamatan kerja dalam mikrobiologi seharusnya telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam setiap kegiatan yang melibatkan mikroorganisme
  2. Sistem pengelolaan dalam program keselamatan kerja (Biological safety management)
  1. Occupational health and safety in microbiology should be an integral part of every activity involving microorganisms.
  2. Biological safety management systems in laboratory occupational health and safety programs
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
  1. Memahami dampak mikroorganisme terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan (CPL 08)
  2. Memahami proses berpikir saintifik dan memiliki kemampuan untuk melakukan risk assessment berbasis bahaya mikroorganisme menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (CPL 08)
  3. Mampu mengaplikasikan prinsip keselamatan kerja untuk kegiatan yang menggunakan mikroorganisme termasuk penggunaan peralatan perlindungan dan menerapkan prosedur K3 yang sesuai. (CPL 13)
  4. Memahami kaitan antara dampak kegiatan yang menggunakan mikroorganisme terhadap masyarakat jika terjadi paparan tidak disengaja. (CPL 13)
  5. Mampu menyusun dokumen-dokumen safety sebagai bentuk komunikasi K3 (Safety Communication) yang dapat digunakan oleh semua pemangku kepentingan (stakeholders) (CPL 13)
  6. Memahami pentingnya menguasai konsep dasar dan aplikasi safety sebagai bagian dari kompetensi seorang profesional (CPL 15)
  1. Students are able to explain the impact of microorganisms on human health and environmental quality (PLO 08).
  2. Students are able to apply scientific reasoning and perform risk assessment of microbial hazards using both quantitative and qualitative approaches (PLO 08).
  3. Students are able to apply biosafety and occupational health and safety principles in activities involving microorganisms, including the proper use of personal protective equipment and implementation of appropriate laboratory safety procedures (PLO 13).
  4. Students are able to understand the societal impact of activities involving microorganisms in the event of accidental exposure (PLO 13).
  5. Students are able to prepare safety documents as a form of occupational health and safety (OHS) communication that can be used by all stakeholders (PLO 13).
  6. Students are able to understand the importance of mastering fundamental safety concepts and their applications as part of professional competence (PLO 15).
Metode PembelajaranProses belajar dalam kelas, Ceramah, Diskusi Kelompok, Workshop, Pembelajaran berbasis Masalah/Studi KasusClassroom learning, lectures, group discussions, workshops, and problem-based learning/case studies
Modalitas PembelajaranVisual, Auditorial; Sinkronous, Asinkronous; Buku teks, slide preentasi dan video pembelajaranVisual and auditory modalities; synchronous and asynchronous learning; textbooks, presentation slides, and instructional videos
Jenis NilaiABCDE
Metode PenilaianUAS (35%), UTS (35%), Nilai lainnya (30%; terdiri dari Tugas mandiri, tugas kelompok, presentasi singkat, quiz)Final examination (35%), Midterm examination (35%), Other assessments (30%; including individual assignments, group assignments, short presentations, and quizzes)
Catatan Tambahan