| Kode Mata Kuliah | SR2219 / 3 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 170 - Visual Art / FSRD |
|---|
| Kategori | Lecture |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Bentuk, Ruang, Volume dan Gerak | Form, Space, Volume and Motion |
|---|
| Bahan Kajian | - Memahami unsur pada bentuk fisik dan struktur keseluruhan dari karya
- Memahami makna ruang mengacu pada area di sekitar, di dalam, dan di antara objek-objek dalam sebuah karya. Ruang adalah salah satu elemen dasar yang sangat penting karena menentukan cara penonton berinteraksi dengan dan merasakan karya seni
- Memahami makna ukuran yang mengacu pada jumlah ruang yang ditempati oleh objek atau bentuk dalam sebuah karya. Volume adalah konsep yang terkait dengan dimensi fisik dan memberikan karya seni kesan berat, kedalaman, dan kehadiran
- Mengeksplorasi material
- Menciptakan karya seni berdasarkan pemahaman bentuk, ruang, volume dan gerak
| - Understanding the elements of the physical form and overall structure of the work
- Understanding the meaning of space refers to the area around, within, and between objects in a work of art. Space is a fundamental element that is very important because it determines how the audience interacts with and perceives a work of art.
- Understanding the meaning of size refers to the amount of space occupied by an object or shape in a work. Volume is a concept related to physical dimensions and gives a work of art a sense of weight, depth, and presence.
- Exploring materials
- Creating works of art based on an understanding of form, space, volume and movement
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Memahami ruang, bentuk, gerak, volume sebagai gubahan seni.
- Memahami medium yang digunakan sebagai salah satu medium seni
- Memahami sejarah dan perkembangan karya seni tiga dimensi secara multi perspektif dan interdisiplin.
- Mengonsepsikan persoalan bentuk, ruang, gerak dan volume dalam karya serta berbagai hubungannya dengan fenomena sosial
- Menulis laporan rencana dan perkembangan penciptaan karya secara kritis melalui analisis studi kasus sejumlah referensi karya terkait.
- Menciptakan karya seni menggunakan pemahaman ruang, bentuk, gerak, dan volume secara kritis
| - Understanding space, form, movement, volume as artistic compositions.
- Understanding the medium used as an art medium
- Understanding the history and development of three-dimensional artwork from a multi-perspective and interdisciplinary perspective.
- Conceptualizing the issues of form, space, movement and volume in works and their various relationships with social phenomena.
- Write a report on the plan and development of the creation of a work critically through case study analysis of a number of related work references.
- Creating works of art using a critical understanding of space, form, movement and volume
|
|---|
| Metode Pembelajaran | 1. Ceramah
2. Active learning (diskusi, memecahkan soal bersama, dll.)
3. Simulasi
4. Demonstrasi
5. Studi kasus
6. Studi lapangan
7. Pembelajaran kolaboratif: Kasus berasal dari dosen dan bersifat open ended, tetapi pembentukan kelompok yang didasarkan pada minat, prosedur kerja kelompok, penentuan waktu dan tempat diskusi/kerja kelompok, sampai dengan bagaimana hasil diskusi/kerja kelompok ingin dinilai oleh dosen, semuanya ditentukan melalui konsensus bersama antar anggota kelompok
8. Pembelajaran kooperatif: metode belajar berkelompok yang dirancang oleh dosen untuk memecahkan suatu masalah/kasus atau mengerjakan suatu tugas
9. Pembelajaran berbasis projek: metode belajar yang sistematis, yang melibatkan mahasiswa dalam belajar pengetahuan dan keterampilan melalui proses pencarian/penggalian (inquiry) yang panjang dan terstruktur terhadap pertanyaan yang otentik dan kompleks serta tugas dan produk yang dirancang dengan sangat hati-hati.
10. Pembelajaran berbasis masalah: belajar dengan memanfaatkan masalah dan mahasiswa harus melakukan pencarian/penggalian informasi (inquiry) untuk dapat memecahkan masalah tersebut. | 1. Lectures
2. Active learning (discussions, solving problems together, etc.)
3. Simulations
4. Demonstrations
5. Case studies
6. Field studies
7. Collaborative learning: Cases are presented by the lecturer and are open-ended, but the formation of groups is based on interests, group work procedures, the timing and location of discussions/group work, and how the lecturer will assess the results of the discussions/group work are all determined through mutual consensus among group members.
8. Cooperative learning: A group learning method designed by the lecturer to solve a problem/case or complete an assignment.
9. Project-based learning: A systematic learning method that involves students in acquiring knowledge and skills through a long and structured inquiry process on authentic and complex questions, along with carefully designed assignments and products.
10. Problem-based learning: Learning by utilizing problems, requiring students to conduct an inquiry to solve the problem. |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Tatap muka / Daring / Bauran
Sinkron / Asinkron
Individu
Mandiri / Terbimbing | Face-to-Face / Online / Blended
Synchronous / Asynchronous
Individual
Independent / Supervised |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | Absensi (10%), Asistensi (20%), UTS berupa laporan rencana karya (30%), UAS presentasi karya (40%) | Attendance (10%), Assistance (20%), Mid-term exam in the form of a work plan report (30%), Final exam in the form of a work presentation (40%) |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|