Kode Mata KuliahSR6003 / 3 SKS
Penyelenggara270 - Visual Art / FSRD
KategoriLecture
Bahasa IndonesiaEnglish
Nama Mata KuliahTeori Seni Rupa IIArt Theory II
Bahan Kajian
  1. Introduksi
  2. Teori Seni sebagai Objek Studi
  3. Modern, Modernisme, dan Modernitas
  4. Posmodern, Posmodernisme dan Posmodernitas
  5. Periodisasi Seni Rupa Modern Indonesia berdasarkan Konteks Sosial, Budaya dan Estetik
  1. Introduction
  2. Art Theory as an Object of Study
  3. The Modern, Modernism, and Modernity
  4. The Postmodern, Postmodernism, and Postmodernity
  5. Periodization of Modern Indonesian Art Based on Social, Cultural, and Aesthetic Contexts
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
  1. Mampu melakukan pembacaan mendalam (depth reading) terhadap teks-teks kunci teori seni rupa dan filsafat yang relevan, srta memahami kompleksitas argumentasi dan konteks intelektulnya.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis perdebatan internal, pergeseran paradigma, dan genealogi pemikiran dalam teori seni rupa, termasuk implikasinya terhadap praktik, historiografi, dan riset seni.
  3. Mahasiswa mampu memposisikan teori seni rupa secara reflsktif tertentu sebagai kerangka konseptual dalam pengembangan riset tesis, sesuai dengan topik masing-masing.
  4. Mahasiswa mampu mengembangkan argumen teoritis secara sistematis dan bentuk tulisan akademik tingkat lanjut, sebagai draft Bab II Kajian Pustaka yang diarahkan sebagai persiapan penulisan tesis.
  5. Mahasiswa menunjukan kemandirian intelektual, ketajaman refleksi kritis, dan tanggung jawab akademik dalam mengelaborasi teori seni rupa sebagai basis penelitian.
  1. Students are able to conduct in-depth (depth reading) analyses of key texts in art theory and relevant philosophy, and to understand the complexity of their arguments and intellectual contexts.
  2. Students are able to critically analyze internal debates, paradigm shifts, and the genealogy of ideas within art theory, including their implications for artistic practice, historiography, and art research.
  3. Students are able to reflexively position specific art theories as conceptual frameworks for the development of their master’s thesis research, in accordance with their individual research topics.
  4. Students are able to develop systematic theoretical arguments in advanced academic writing, producing a draft of Chapter II (Literature Review / Theoretical Framework) as preparation for thesis writing.
  5. Students demonstrate intellectual independence, critical reflexivity, and academic responsibility in elaborating art theory as a foundation for research.
Metode Pembelajaran1. Ceramah 2. Active learning (diskusi, memecahkan soal bersama, memberikan umpan balik). 3. Collaborative Learning: Kasus terkait proposal proyek seni masing-masing mahasiswaTeaching and Learning Methods 1. Lectures 2. Active learning (discussion, collaborative problem-solving, and feedback) 3. Collaborative learning: case-based discussions related to each student’s art project or research proposal
Modalitas Pembelajaran- Tatap muka: pembelajaran berlangsung terutama secara luring tatap muka (Face-to-Face) secara terjadwal di lokasi kampus. - Asinkron: Pemanfaatan LMS Edunex (daring, asinkronik) yang memfasilitasi penyampaian dan pengelolaan konten. LMS digunakan untuk mengelola materi, penilaian dan tugas, dan melacak kemajuan mahasiswa. - Individu / Kelompok: Tugas dan Ujian (UTS dan UAS) diberikan baik sebagai tugas perorangan (individu) maupun Kelompok. - MandiriModes of Delivery • Face-to-face learning: Instruction is conducted primarily through scheduled in-person sessions on campus. • Asynchronous learning: Utilization of the Edunex Learning Management System (online, asynchronous) to facilitate the delivery and management of course content. The LMS is used to organize learning materials, assessments, assignments, and to track student progress. • Individual / Group-based learning: Assignments and examinations (Midterm and Final) are conducted both individually and in groups. • Independent learning
Jenis NilaiABCDE
Metode PenilaianMetode penilaian yang digunakan adalah pengerjaan tugas dan Ujian dalam bentuk penulisan makalah dan presentasi, baik perorangan (UTS) maupun kelompok (UAS). Metode ini efektif untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah, keterampilan berpikir analitis, kemampuan mengekspresikan ide secara lisan dan Tulisa, serta kemampuan bekerja sama secara efektif dalam tim. Komponen Penilaian: (1) Kehadiran 10%; (2) Tugas Mandiri (20%); (3) UTS (Makalah Perorangan) 30%, dan (4) UAS (Presentasi Kelompok) 40%.Assessment Methods Assessment is conducted through assignments and examinations in the form of academic papers and presentations, both individual (Midterm) and group-based (Final). This approach is effective in measuring students’ understanding of course materials, analytical thinking skills, ability to articulate ideas orally and in writing, and capacity for effective teamwork. Assessment Components 1. Attendance: 10% 2. Independent Assignments: 20% 3. Midterm Examination (Individual Paper): 30% 4. Final Examination (Group Presentation): 40%
Catatan Tambahan