| Kode Mata Kuliah | SR5215 / 3 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 270 - Seni Rupa / FSRD |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Pengantar Budaya Visual | Introduction to Visual Culture |
|---|
| Bahan Kajian | - Budaya dan Budaya Visual
- Eye, Mind, and Image
- Tatapan (Gaze)
- Bahasa Visual dan Ketidaksadaran
- Bahasa Visual dan Kekuasaan
- Budaya Digital
- Visual Simulacra
| - Culture and Visual Culture
- Eye, Mind, and Image
- The Gaze
- Visual Language and the Unconscious
- Visual Language and Power
- Digital Culture
- Visual Simulacra
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mampu memahami dan menafsirkan teori-teori budaya visual.
- Mampu mengkaji dan mengkritik karya-karya rupa dengan pendekatan budaya visual.
- Mampu berkomunikasi secara efektif dalam presentasi secara lisan, tulisan, dan sikap.
- Mampu menyusun dan mempresentasikan laporan tugas akademik sesuai dengan kaidah.
- Mampu mengembangkan kemampuan dan mempertajam amatan untuk berpikir kritis kaidah.
dan mengevaluasi isu-isu terkait budaya visual.
| - Students are able to understand and interpret key theories of visual culture.
- Students are able to examine and critically analyze visual artworks using visual culture approaches.
- Students are able to communicate effectively through oral presentations, written work, and professional academic conduct.
- Students are able to prepare and present academic reports in accordance with scholarly conventions.
- Students are able to develop critical thinking skills and sharpen their analytical observation in evaluating issues related to visual culture.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Ceramah (eksposisi).
Active learning (diskusi, memecahkan soal bersama, memberikan umpan balik). Case Study. | Teaching and Learning Methods
• Lectures (expository method)
• Active learning (discussion, collaborative problem-solving, and feedback)
• Case study method |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Tatap muka: pembelajaran berlangsung terutama secara luring tatap muka (Face-to- Face) secara terjadwal di lokasi kampus.
Asinkron: Pemanfaatan LMS Edunex (daring, asinkronik) yang memfasilitasi penyampaian dan pengelolaan konten. LMS digunakan untuk mengelola materi, penilaian dan tugas, dan melacak kemajuan mahasiswa. | Modes of Delivery
• Face-to-face learning: Instruction is conducted primarily through scheduled in-person sessions on campus.
• Asynchronous learning: Utilization of the Edunex Learning Management System (online, asynchronous) to facilitate the delivery and management of course content. The LMS is used to organize learning materials, assessments, assignments, and to track student progress. |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | UTS (30%)
UAS (40%)
Kehadiran (10%) Presentasi/Diskusi Kelas (20%) | Assessment and Grading
• Midterm Examination (UTS): 30%
• Final Examination (UAS): 40%
• Attendance: 10%
• Class Presentation / Discussion: 20% |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|