| Kode Mata Kuliah | BI3109 / 2 SKS |
|---|
| Penyelenggara | 106 - Biologi / SITH |
|---|
| Kategori | Kuliah |
|---|
| Bahasa Indonesia | English |
|---|
| Nama Mata Kuliah | Pengantar GIS untuk Biologi | Introduction to GIS for Biologist |
|---|
| Bahan Kajian | - Pengantar Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Data Spasial
- Akuisisi Data Spasial: Survei Lapang dan Penginderaan Jauh
- Tipe dan Representasi Data Spasial (Raster dan Vektor)
- Dasar Pemodelan dan Analisis Spasial
- Pemodelan Spasial Menggunakan Regresi Linier
| - Introduction to Geographic Information Systems (GIS) and Spatial Data
- Spatial Data Acquisition: Field Survey and Remote Sensing
- Spatial Data Types and Representations (Raster and Vector)
- Fundamentals of Spatial Modeling and Analysis
- Spatial Modeling Using Linear Regression
|
|---|
| Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) | - Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar Sistem Informasi Geografis (SIG), data spasial, dan sumber-sumber data spasial.
- Mahasiswa mampu membedakan karakteristik, kelebihan, dan keterbatasan berbagai tipe data spasial serta metode akuisisinya.
- Mahasiswa mampu menerapkan teknik analisis dan pemodelan spasial menggunakan pendekatan statistik yang sesuai.
- Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menginterpretasikan hasil pemodelan spasial secara logis dan kritis.
- Mahasiswa mampu memanfaatkan pendekatan machine learning untuk menyelesaikan permasalahan spasial dalam bidang ilmu hayati dan lingkungan.
| - Students are able to explain the fundamental concepts of Geographic Information Systems (GIS), spatial data, and spatial data sources.
- Students are able to distinguish the characteristics, advantages, and limitations of various spatial data types and acquisition methods.
- Students are able to apply spatial analysis and modeling techniques using appropriate statistical approaches.
- Students are able to evaluate and interpret spatial modeling results logically and critically.
- Students are able to utilize machine learning approaches to solve spatial problems in life sciences and environmental studies.
|
|---|
| Metode Pembelajaran | Bersifat terstruktur dan bauran (blended learning). Pembelajaran dilaksanakan melalui kuliah interaktif, demonstrasi perangkat lunak GIS, latihan analisis data spasial, studi kasus, diskusi kelompok, dan presentasi. | Structured and blended learning. Learning activities are conducted through interactive lectures, GIS software demonstrations, spatial data analysis exercises, case studies, group discussions, and presentations. |
|---|
| Modalitas Pembelajaran | Visual melalui peta, citra satelit, diagram, dan visualisasi data spasial.
Auditorial melalui kuliah, diskusi, dan presentasi.
Kinestetik melalui praktik analisis data spasial, interpretasi peta, dan penyelesaian studi kasus.
Sinkron dan asinkron melalui kombinasi pembelajaran tatap muka dan penggunaan platform digital. | Visual, through maps, satellite imagery, diagrams, and spatial data visualizations.
Auditory, through lectures, discussions, and presentations.
Kinesthetic, through spatial data analysis exercises, map interpretation, and case study activities.
Synchronous and asynchronous, through a combination of face-to-face and digital learning environments. |
|---|
| Jenis Nilai | ABCDE |
|---|
| Metode Penilaian | Pengetahuan melalui kuis, UTS, dan UAS.
Keterampilan melalui tugas analisis spasial, studi kasus, dan presentasi.
Sikap melalui partisipasi aktif, integritas akademik, dan kemampuan bekerja sama. | Knowledge through quizzes, midterm examinations, and final examinations.
Skills through spatial analysis assignments, case studies, and presentations.
Attitudes through active participation, academic integrity, and teamwork. |
|---|
| Catatan Tambahan | | |
|---|